BISMILLAHI RAHMAN NIRRAHIIM

BISMILLAHI RAHMAN NIRRAHIIM
by Suci Pri Hatiningsih on Friday, October 15, 2010 at 8:34am

Entah berapa kali sudah kita mengucapkannya dalam sehari. Mengawali setiap kegiatan kita dengan ucapan itu. bagi seorang mukmin, mengucapkan basmalah dengan penuh adalah usaha untuk melepaskan ketergantungan dan belenggu nurani dari cengkeraman bendawi serta menyerahkan sepenuhnya kepada kehendak Yang Maha Kuasa. Basmalah yang bukan sekedar diucapkan, tetapi dirasakan, dipahami dan dihayati.

Sebagian ulama mengartikan ‘basmalah’ dengan makna besar ‘Atas Nama ALLAH’.

Kita, manusia, mewakili ALLAH. Sungguh luar biasa!

Sebagai khalifah kita mewakiliNYA, menjadikan manusia dan kehidupannya selalu berada dalam jalur keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan, baik di dunia maupun di akhirat.

Yang menjadi pertanyaan, pantaskah kita menjadi wakilNYA, apabila pikiran, sikap, perkataan dan perbuatan kita belum mencerminkan sifat-sifatNYA?

Menjadi wakil ALLAH berarti ketulusan dan keikhlasan kita untuk bersandar pada setiap aturan yang sudah menjadi ketentuanNYA.

Dengan mengucapkan basmalah kita yakin dan mengharapkan bahwa segala aktivitas kita akan berakhir sukses dan khusnul khotimah, sebab mendapatkan bimbingan ALLAH dan memperolah berkah serta ridhoNYA.

ALLAH sendiri memulai setiap firmanNYA dengan basmalah. Ini menjadi isyarat betapa dalam lafadz basmalah terkandung energi keTuhanan Yang Maha Dahsyat, sekaligus sebagai senjata pembuka bagi terkuaknya pintu rahmah ALLAH yang terhampar luas di bumi dan langit.

Kadang kita lupa mengucapkannya, berarti kita melupakan kekuatan ALLAH, bahwa semua kekuatan untuk beraktivitas merupakan karuniaNYA.

Dengan mengucapkan basmalah saat memulai setiap aktivitas, bukan saja mengikutsertakan ALLAH dalam aktivitas itu, tetapi juga memohon kepadaNYA untuk melenyapkan segala rintangan dan halangan untuk kelancaran aktivitas itu.
Memulai aktivitas dengan mengucapkan basmalah juga berimplikasi positif bagi pelakunya, untuk senantiasa menjaga agar tetap berada dalam jalur yang benar, mengingat, dan menyadari eksistensi ALLAH. Kesadaran yang membuahkan ketenangan dan ketentraman jiwa yang berimbas pada kondisi jiwa yang mampu mengobarkan semangat kerja secara maksimal. Dengan demikian tidak akan muncul keluhan. Beraktivitas bukan sekedar bergerak, tetapi juga sebagai refleksi total seorang hamba ALLAH. Ketenangan dan ketentraman jiwa menjadi kunci bagi hasil aktivitas yang berkualitas.

Jadi ucapan basmalah ternyata mampu mengubah energi negatif menjadi kobaran energi positif.

(from POWER OF BASMALAH, by Iftikar Quds wa Sion, Jogjakarta: Syura Media Utama, 2010)

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: