Uneg-uneg tentang Kartini

~uneg-uneg tentang Kartini~
by Suci Pri Hatiningsih on Tuesday, April 26, 2011 at 9:14am

Ini sekedar ureg-ureg yang pernah jadi bahan diskusi waktu kuliah dulu.

Saat itu mendekati Hari Kartini. Kami para mahasiswa yang mengikuti mata kuliat Metode Penelitian Masyarakat,

kuliah umum yang diikuti hampir seluruh mahasiswa yang sudah siap maju untuk penelitian dalam rangka menyusun skripsinya masing-masing.

Dosen memberikan materi berupa tulisannya yang pernah dimuat di Harian Kompas, beberapa hari sebelumnya. Kami diharuskan membuat bahasan mengenai tulisan itu. Inti tulisan itu sendiri adalah pandangan dosen tersebut tentang emansipasi yang diperjuangkan Kartini dari dalam tembok tempat tinggalnya.

Saya sendiri cenderung setuju dengan pendapat dosen tersebut. Mengingat Kartini bukan berasal dari kalangan rakyat jelata yang bebas berkeliaran di luar tembok kabupaten. Entah itu ke pasar, ke sawah atau ke tempat lain tanpa ada kekangan dari siapa pun. Banyak yang harus dipertimbangkan bagi Kartini untuk keluar dari sana.

Rupanya dari sekian tulisan mahasiswa yang dikumpulkan sebagai hasil bahasan itu, tulisan saya terpilih untuk dibahas bersama di forum diskusi kelas. Yang saya ingat, tulisan saya itu amat pendek, hanya tiga halaman ketik manual, spasi dua pula. Entah alasan apa, dosen memilihnya.

Menjadi diskusi yang lumayan seru, karena saya beranggapan bahwa, sah-sah saja Kartini menjadi pahlawan wanita pada jaman itu. Sebagai putri Bupati yang nota bene bangsawan, tentu punya sarana untuk mencatat segala hal yang dilakukannya, termasuk mengumpulkan tulisan atau surat-suratnya kepada para sahabat.

Sementara itu perempuan lain di luar sana, yang belum tersentuh pendidikan, cuma tahu mengurus rumah, sawah atau berdagang, belum mengerti bagaimana mengungkapkan jati diri mereka, apalagi mempublikasikan jalan pikiran mereka.

Sungguh beruntung Kartini dengan nasibnya sebagai putri bangsawan yang punya sahabat yang berpikiran luas.

Sekilas bahasan saya itu memancing debat seru karena ada teman yang terlambat datang dan mungkin belum menyimak isi tulisan dosen yang seharusnya dibahas. Saya dikatakan tidak menghargai Kartini dan lain-lain.

Bukan itu maksud saya sebenarnya. Saya sekedar mengeluarkan pendapat saya, karena di luar tembok keraton atau istana mana pun, para perempuan banyak juga yang sudah merdeka, mereka memilih pekerjaan atau memilih untuk tetap di rumah untuk mengurus rumah tangga dengan bebas.

Belakangan saya banyak juga membaca tentang cita-cita Kartini yang sebenarnya sangat sederhana, yaitu posisi yang benar dari perempuan dalam kehidupan rumah tangga. Hal itu mungkin berbarengan dengan semakin matangnya Kartini sendiri dalam mempelajari agamanya. Jadi bukan kesetaraan gender yang selama ini kita dengar dengungnya, tapi salah kaprah pelaksanaannya.

Kartini menginginkan porsi perempuan yang seimbang dalam mendidik anak-anak, generasi penerus yang masih punya banyak kesempatan luas untuk maju, sehingga terwujud rumah tangga yang sakinah, mawadah warahmah.

Seandainya Kartini masih ada sekarang, tentu beliau akan bahagia melihat perkembangan perempuan Indonesia masa kini. Tapi mungkin juga sedih, karena banyak yang tidak sesuai dengan kodratnya sebagai ibu, istri atau perempuan yang seharusnya tetap pada rel jalannya yang benar.

Di sisi lain saya pribadi tetap berterima kasih pada Kartini, terutama dari tulisan-tulisannya, saya jadi banyak belajar tentang pikiran perempuan yang ternyata luas sekali. Bukan perkara mudah bagi perempuan jaman dulu untuk bisa blak-blakan menuangkan isi hatinya. Jika saat sekarang banyak perempuan yang bisa berperan ganda di dalam dan di luar rumah, mungkin perlu juga mereka membaca tulisan-tulisan Kartini yang menakjubkan itu.

Categories: Uncategorized | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Uneg-uneg tentang Kartini

  1. -

    Tulisan yang bagus Jeng Uci.. Ringan dan inspiratif.

    • thank you, mas. ini lagi belajar ureg-ureg. pengen bisa nulis yang panjang. ditunggu saran, kritik dan petunjuknya yaa….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: