all about foto….

Darwis Triadi mengatakan, ” Saya punya obsesi, jika suatu saat nanti saya bisa jadi fotografer, saya akan menabung untuk mendirikan sekolah fotografi. Karena ketika saya mulai masuk dunia fotografi betapa susahnya saya mendapatkan ilm dari senior saya. “
itu ungkapan Darwis Triadi, seorang fotografer profesional dan memiliki sekolah fotografi di Jakarta.

Aku ingat ketika aku ingin belajar fotografi. Ada tawaran dari seorang teman untuk belajar. Sayangnya aku tidah punya uang lebih untuk mengikuti kursus itu. Di sisi lain aku juga tidak punya kamera yang memenuhi standart minimal untuk belajat fotografi profesional.

Urunglah niatku untuk belajar fotografi. Terlupakan begitu saja karena kesibukan lain.

Fotografi bukan hal yang asing buatku. Sebab menjadi kemampuan wajib dimiliki saat kuliah dulu, untuk mendokumentasi artefak, situs dan lain-lainnya sebagai pendukung penelitian. Dalam hal ini fotografi ilmiah, jujur apa adanya menampilkan.

Belakangan ini aku mulai suka memotret. Tidak peduli cuma punya kamera saku. Yang penting bisa memotret apa saja yang ingin kuabadikan moment-nya.

Pernah suatu ketika aku mencoba ngobrol dengan teman yang sudah menekuni fotografi profesional.

Apa katanya?
Fotografi itu rumit dan ribet…..
Di mana lerak ribet dan rumitnya?
Pokoknya gitu deh…..
Oooooo, ya sudah.

Lagi-lagi kuurungkan niat untuk ‘belajar’.

Ok, aku pun diam dan tetap asyik dengan kesukaanku memotret. Tanpa pengetahuan teknis apalagi bakat. Pokoknya asyik-asyik saja lah….
Jalan-jalan, memotret. Atau lagi di jalan melihat sesuatu yang menarik, dipotret.
Dan jujur, foto-fotoku jujur, tanpa sentuhan canggih perangkat digital manapun kecuali sedikit pengetahuan untuk sedikit merekayasa sebuah foto.
Kemudian kuunggah apa adanya di account facebook-ku.
Aku cuma belajar dari kesalahan-kesalahan. Dengan begini berharap dapat pelejaran baru, supaya fotoku semakin bagus.

Kemudian aku digabungkan ke dalam satu komunitas yang setujuan dalam fotografi. Sederhana, apa adanya dan informatif.
Aku suka sekali berada dalam komunitas ini, karena tidak jauh dariilmu yang pernah kudapat di bangku kuliah.

Di saat berikutnya, aku terhubung dengan teman lain yang juga menekuni fotografi profesional. Kami pun sering diskusi soal foto, saling share foto dan informasi fotografi.
Yaa Tuhan, tanpa kudekati, guru itu pun datang. Aku ingin belajar banyak hal dari teman yang satu ini. Setidaknya aku ingin bisa memotret lebih baik lagi dari yang sekarang sudah kulakukan.

Notes:
Beberapa catatan kecil yang kurangkum dari perkataan fotografer profesional ketika diinterview oleh Alvin Adam dalam Just Alvin, Metro TV, Minggu, 4 Desember 2011.
*Darwis Triadi, fotografi itu kejujuran.
*Firman Ikhsan, fotografi itu kaitan antara juru foto dan yang difoto.
*Jerry Aurum, banyak warna dan sisi dalam fotografi. Antara lain kepekaan fotografer akan tema, warna dan sentuhan.
*Nicoline Patricia Malina, ada banyak kesempatan untuk women touch.

Categories: curhat | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: